Get special offer now!

Sign up now
Jenjang Features

Talent Mapping

Pemetaan talenta berbasis data dari Role Fit, Performance, dan Potential untuk keputusan promosi, rotasi, dan rencana pengembangan yang lebih objektif.

Talent Mapping Dashboard
Talent Mapping Card

Banyak Data HR, Tapi Sulit Jadi Keputusan

Tanpa talent mapping yang didasarkan pada indikator terukur, organisasi cenderung menilai talenta dari informasi yang terfragmentasi, misalnya hanya dari KPI, opini, atau hasil assessment semata. Akibatnya, keputusan menjadi tidak konsisten antar tim, sulit dipertanggungjawabkan, dan rencana pengembangan tidak terarah.

01.

"Top talent" sulit disepakati karena standar penilaiannya beda-beda.

02.

Promosi/rotasi rawan debat karena minim bukti yang terstruktur.

03.

High performer belum tentu "fit" untuk role berikutnya.

04.

Potensi berkembang tidak terbaca, sehingga program development kurang tepat sasaran.

05.

Sulit menentukan prioritas intervensi karena tidak ada segmentasi yang jelas.

Mapping yang Terukur, Bukan Sekadar Matrix

Jenjang mengintegrasikan data assessment dan data kerja harian menjadi tiga skor inti, yaitu Role Fit, Performance, dan Potential. Hasilnya tidak hanya berupa peta talenta, tetapi juga menjadi dasar yang jelas untuk menyusun rekomendasi pengembangan serta mendukung pengambilan keputusan terkait talenta.

3-Score Model yang Jelas

Penggunaan tiga skor inti, yaitu Role Fit, Performance, dan Potential, menghasilkan penilaian yang lebih komprehensif karena tidak bertumpu pada satu dimensi penilaian.

Berbasis Bukti, Bukan Persepsi

Input mengintegrasikan kecocokan kompetensi terhadap kebutuhan peran, hasil assessment psikologis serta minat, capaian KPI, worklog yang tervalidasi, dan sinyal pengembangan yang diperoleh dari proses coaching.

Output yang Siap Ditindaklanjuti

Setiap posisi pada peta menghasilkan langkah tindak lanjut yang jelas, seperti penyusunan rencana pengembangan, penetapan fokus coaching, atau evaluasi ulang kecocokan peran.

Dari Data ke Skor, Normalisasi, hingga Pemetaan

Talent Mapping di Jenjang dibangun dari kombinasi data yang dinilai secara adil. Pembobotan disesuaikan dengan kualitas data, kemudian dilakukan normalisasi agar perbandingan lintas tim menjadi lebih transparan dan konsisten.

01.Kumpulkan Input Data

Assessment + data kerja harian

02.Hitung 3 Skor Utama

Role Fit mengukur kecocokan kompetensi terhadap kebutuhan peran, diperkuat oleh hasil assessment psikologis serta minat untuk memahami gaya kerja dan preferensi peran. Performance dinilai dari capaian KPI, worklog yang tervalidasi, serta kualitas penyelesaian tugas. Potential mencerminkan kapasitas pengembangan, yang ditinjau melalui indikator kognitif dan problem solving, learning agility, tren peningkatan kemampuan (skill velocity), serta coachability yang tercermin dari proses coaching dan mentoring.

03.Perkuat dengan Perspective 360

Perilaku nyata di lapangan

04.Quality-weighting & Recency

Bobot mengikuti jumlah rater/data dan kebaruan

05.Normalisasi nilai

Untuk menjaga objektivitas, seluruh indikator dirangkum menjadi peta talenta dan diterjemahkan menjadi rekomendasi tindak lanjut yang jelas.

Perspective 360 sebagai Penguat di Lapangan

Perspective 360 sebagai Penguat di Lapangan

Jenjang memasukkan Perspective 360 untuk menangkap perilaku kerja yang terlihat oleh lingkungan kerja sebagai penguat atas data assessment dan data output kerja.

Dimensi 360 yang dinilai:

Kolaborasi
Manajemen Waktu
Kinerja & Produktivitas
Komunikasi
Problem Solving
Adaptasi & Pembelajaran
Kepemimpinan

Bobot Perspective 360 menyesuaikan kualitas data jumlah rater dan recency (kebaruan) agar hasil lebih stabil dan tidak bias oleh data yang tipis atau sudah lama.

Output yang Siap untuk Keputusan

Talent Mapping di Jenjang menghasilkan tampilan peta dan ringkasan alasan, sehingga keputusan lebih cepat dan lebih bisa dipertanggungjawabkan.

01.

Distribusi talent berdasarkan 3 skor inti.

02.

Ringkasan Role Fit, Performance, Potential + faktor penguat.

03.

Fokus pengembangan yang disarankan (role-fit gap / coaching focus).

04.

Bandingkan pola antar dept/tim dengan standar yang sama.

Kenapa memilih Jenjang Talent Mapping

Jenjang membuat talent mapping lebih objektif karena menggabungkan assessment dan data kerja nyata, lalu menormalkan nilai agar adil dan transparan.

Gambaran Lebih Lengkap

Menggunakan 3 skor inti (Role Fit-Performance-Potential) untuk gambaran yang lebih lengkap

Berbasis Data Nyata

Berbasis data kerja nyata (KPI, worklog tervalidasi) + assessment

Perspective 360

Perspective 360 memperkuat perilaku di lapangan dengan bobot kualitas data & recency

Talent Mapping Dashboard

Perbandingan Lebih Adil

Nilai dinormalisasi agar perbandingan lintas tim lebih adil dan transparan

Sumber Data Jelas

Mudah menjelaskan dasar pemetaan lewat sumber input yang jelas

Rekomendasi Tepat

Output langsung mengarah ke rekomendasi pengembangan dan keputusan talent

Mobile App

Download Jenjang Sekarang

Akses fitur Talent Mapping Jenjang langsung dari smartphone Anda. Lihat peta talenta, analisis performa tim, dan buat keputusan talent kapan saja, di mana saja.

Download on App StoreGet it on Google Play
App Screenshot
App Screenshot

Download Jenjang Sekarang

Mulai petakan talenta tim Anda dengan data yang objektif. Dapatkan insight Role Fit, Performance, dan Potential untuk keputusan promosi dan pengembangan yang lebih tepat.