Get special offer now!

Sign up now
Jenjang Features

1 on 1 Coaching Mentoring

Pendampingan yang lebih terarah karena berbasis hasil asesmen yang terdokumentasi, konsisten, dan progresnya terlihat.

Coaching & Mentoring App
Coaching Card
Pengembangan Ada, Tapi Tidak Terarah
Pengembangan Ada, Tapi Tidak Terarah

Pengembangan Ada, Tapi Tidak Terarah

Banyak organisasi melakukan 1-on-1, tetapi hasilnya sulit dirasakan karena tidak ada baseline yang jelas, pembahasan sering berulang, dan progres tidak tercatat. Akhirnya, coaching & mentoring menjadi rutinitas meeting bukan proses pengembangan yang bisa dievaluasi.

  • Sesi sering membahas hal yang sama karena tidak ada ringkasan dan konteks pertemuan sebelumnya
  • Feedback cenderung terlalu umum dan tidak mengarah ke perubahan yang spesifik
  • Fokus pengembangan berbeda-beda karena tidak punya baseline yang konsisten
  • Sulit menentukan prioritas: mana yang perlu coaching, mana yang cukup mentoring
  • Progres pengembangan tidak terlihat karena tidak ada goal per periode yang dipantau
  • Dampak coaching sulit dievaluasi karena tidak ada jejak data yang rapi

Pendampingan Berangkat dari Data, Bukan Asumsi

Di Jenjang, coaching & mentoring dimulai dari hasil Psychological Assessment sebagai baseline. Hasil ini membantu menentukan fokus yang relevan, lalu sesi dijalankan dengan agenda yang konsisten, dicatat rapi, dan dipantau progresnya per periode.

Assessment - Driven Focus

Fokus pendampingan ditentukan dari area strength/gap yang terukur, sehingga sesi lebih tepat sasaran.

Sesi Lebih Terarah

Template agenda + catatan ringkas membuat pembahasan tetap fokus dan tidak mengulang dari nol.

Progres Terlihat

Goal per periode membantu melihat perkembangan dari sesi ke sesi bukan sekadar “sudah meeting”.

Satu Kerangka untuk Coaching dan Mentoring

Coaching dan mentoring menggunakan struktur yang sama, bedanya ada pada tujuan sesi. Coaching fokus pada perubahan kebiasaan/skill yang spesifik, sedangkan mentoring fokus pada arahan dan strategi berdasarkan pengalaman keduanya tetap tercatat dan terukur dalam satu alur.

01.Baseline dari Assessment

Mulai dari hasil assessment untuk menentukan fokus pengembangan yang relevan.

02.Mode Sesi: Coaching / Mentoring

Pilih konteks sesi tanpa mengubah struktur proses yang rapi dan bisa dibandingkan.

03.Goal per Periode

Tetapkan goal pengembangan (mis. 4-8 minggu) sebagai benang merah beberapa sesi.

04.Session Notes & Decisions

Setiap sesi menghasilkan ringkasan, keputusan, dan fokus sesi berikutnya agar konteks tidak hilang.

05.Goal Tracking

Pantau progres goal per periode untuk melihat pergerakan yang nyata dan menentukan tindak lanjut.

Pendampingan Berangkat dari Data, Bukan Asumsi

Di Jenjang, coaching & mentoring dimulai dari hasil Psychological Assessment sebagai baseline. Hasil ini membantu menentukan fokus yang relevan, lalu sesi dijalankan dengan agenda yang konsisten, dicatat rapi, dan dipantau progresnya per periode.

01.

Fokus pendampingan lebih tepat sasaran karena berangkat dari hasil assessment

02.

Struktur sesi lebih konsisten dengan agenda template dan catatan yang sangat rapi

03.

Progres pengembangan terlihat per periode lewat goal tracking, bukan sekadar frekuensi meeting

04.

Memudahkan atasan menjalankan 1on1 dengan standar yang sama di seluruh tim

05.

Lebih mudah mengevaluasi dampak pendampingan karena ada jejak data dan ringkasan sesi

06.

Cocok untuk kebutuhan coaching maupun mentoring dalam satu kerangka yang sama

Mobile App

Download Jenjang Sekarang

Akses fitur Coaching & Mentoring Jenjang langsung dari smartphone Anda. Catat sesi, pantau progres, dan kelola goal kapan saja, di mana saja.

Download on App StoreGet it on Google Play
App Screenshot
App Screenshot

Download Jenjang Sekarang

Akses fitur Coaching & Mentoring Jenjang langsung dari smartphone Anda. Catat sesi, pantau progres, dan kelola goal kapan saja, di mana saja.